Laman

Kamis, 20 Desember 2012

RPP KALORIMETRI 3


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan                  :  SMA N 1 KOTA JAMBI
Mata Pelajaran                        :  KIMIA
Kelas/Semester                        :  XI/1
Alokasi Waktu                        : 2 x 45 menit
 

A.    Standar Kompetensi
Memahami perubahan energi dalam reaksi kimia dan cara pengukurannya.
B.     Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan perubahan entalpi suatu reaksi, reaksi eksoterm, dan reaksi endoterm.
C.    Indikator Pencapaian Kompetensi
Kognitif: Produk
1.      Menjelaskan macam-macam perubahan entalpi
Kognitif: Proses
1.         Membedakan macam-macam perubahan entalpi
2.         Menentukan jenis entalpi dan menuliskan lambangnya berdasarkan contoh- contoh reaksi yang diberikan.
3.         Menghitung perubahan entalpi (ΔH), pembentukan, penguraian, dan pembakaran berdasarkan data ΔHf nya
Psikomotor
1.         Mengoperasikan media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar.
Afektif
1.         Karakter
a)      Melaksanakan tugas individual dengan penuh tanggung jawab (tanggung jawab).
b)      Melaksanakan tugas kelompok dengan penuh tanggung jawab.
c)      Mampu berinteraksi dengan anggota kelompok (mampu bekerja sama).
  1. Keterampilan Sosial
a.       Bertanya dengan santun.
b.      Menyumbang ide atau pendapat.
c.       Menjadi pendengar yang baik.
d.      Mempresentasikan data dan kesimpulan hasil percobaan.

D.    Tujuan Pembelajaran
Kognitif: Produk
1.      Siswa dapat menjelaskan macam-macam perubahan entalpi
Kognitif: Proses
1.         Siswa dapat membedakan macam-macam perubahan entalpi
2.         Siswa dapat menentukan jenis entalpi dan menuliskan lambangnya berdasarkan contoh- contoh reaksi yang diberikan.
3.         Siswa dapat menghitung perubahan entalpi (ΔH), pembentukan, penguraian, dan pembakaran berdasarkan data ΔHf nya
Psikomotor
1.      Siswa mampu mengoperasikan media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar
Afektif
1)      Karakter
Siswa terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, siswa mampu membuat kemajuan dalam menunjukan karakter kejujuran, tanggung jawab, hati-hati dan teliti.
2)      Keterampilan sosial
Siswa terlibat dalam proses belajar mengajar terpusat pada siswa, siswa mampu membuat kemajuan dalam menunjukan perilaku keterampilan sosial bertanya, menyumbang ide atau pendapat, menjadi pendengar yang baik, dan berkomunikasi.



E.     Materi Pembelajaran:  

PERUBAHAN ENTALPI

Entalpi menyatakan kandungan kalor suatu zat/system. Besarnya entalpi (H) tidak dapat diukur, yang dapat diukur adalah ∆H-nya. Besarnya perubahan entalpi merupakan selisih dari entalpi hasil reaki (produk) dengan entalpi pereaksi (reaktan).
∆H = ∑Hproduk - ∑Hreaktan
Entalpi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan jumlah energi internal dari suatu sistem termodinamika ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja. Entalpi tidak bisa diukur, yang bisa dihitung adalah nilai perubahannya. Secara matematis, perubahan entalpi dapat dirumuskan sebagai berikut:
ΔH = ΔU + PΔV
di mana:
  • H = entalpi sistem (joule)
  • U = energi internal (joule)
  • P = tekanan dari sistem (Pa)
  • V = volume sistem (m^3)

Jenis Perubahan Entalpi:
  1. Perubahan Entalpi Pembentukan Standar ( DHf o ) = kalor pembentukan
Adalah perubahan entalpi yang terjadi pada pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsurnya pada suhu dan tekanan standar ( 25oC, 1 atm ). Entalpinya bisa dilepaskan maupun diserap. Satuannya adalah kJ / mol. Bentuk standar dari suatu unsur adalah bentuk yang paling stabil dari unsur itu pada keadaan standar ( 298 K, 1 atm ). Jika perubahan entalpi pembentukan tidak diukur pada keadaan standar maka dinotasikan dengan DHf.
Catatan :
  • DHf unsur bebas = nol
  • Dalam entalpi pembentukan, jumlah zat yang dihasilkan adalah1 mol.
  • Dibentuk dari unsur-unsurnya dalam bentuk standar.
2.      Perubahan Entalpi Penguraian Standar
Reaksi penguraian adalah kebalikan dari reaksi pembentukan. Oleh karena itu, sesuai dengan azas kekekalan energi, nilai entalpi penguraian sama dengan entalpi pembentukannya, tetapi tandanya berlawanan.
Contoh:
Diketahui ΔHf 0 H2O (l) = -286 kJ mol -1, maka entalpi penguraian H2O (l) menjadi gas hidrogen dan gas oksigen adalah + 286 kJ mol-1
H2O (l) ——> H2 (g) + ½ O2 (g) ΔH = + 286 kJ

3.      Perubahan Entalpi Pembakaran Standar ( DHc o )
Adalah perubahan entalpi yang terjadi pada pembakaran 1 mol suatu zat secara sempurna pada keadaan standar. Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar, maka dinotasikan dengan DHc. Satuannya = kJ / mol.
Reaksi suatu zat dengan oksigen disebut reaksi pembakaran. Zat yang mudah terbakar adalah unsur karbon,hidrogenbelerang, dan berbagai senyawa dari unsur tersebut. Pembakaran dikatakan sempurna apabila karbon (c) terbakar menjadi CO2, hidrogen (H) terbakar menjadi H2O, belerang (S) terbakar menjadi SO2.
Perubahan entalpi pada pembakaran sempurna 1 mol suatu zat yang diukur pada 298 K, 1 atm disebut entalpi pembakaran standar (standard enthalpy of combustion), yang dinyatakan dengan ΔHc. Entalpi pembakaran juga dinyatakan dalam kJ mol -1 .

4.      Perubahan Entalpi Peleburan Standar (DH­fus­)
Perubahan entalpi peleburan standar adalah perubahan entalpi yang terjadi pada pencairan / peleburan 1 mol zat dalam fase padat menjadi zat dalam fase cair pada keadaan standar. Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar, maka dinotasikan dengan H fus. Satuannya = kJ / mol.

5.      Perubahan Entalpi Sublimasi Standar ( DH­sub )
Perubahan entalpi sublimasi standar adalah perubahan entalpi yang terjadi pada sublimasi 1 mol zat dalam fase padat menjadi zat dalam fase gas pada keadaan standar.
Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar, maka dinotasikan dengan H sub. Satuannya = kJ / mol.
6.      Perubahan Entalpi Penguapan Standar (DH­vap)
Perubahan entalpi penguapan standar adalah perubahan entalpi yang terjadi pada penguapan 1 mol zat dalam fase cair menjadi fase gas pada keadaan standar.
Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar, maka dinotasikan dengan H vap. Satuannya = kJ / mol.
7.      Perubahan Entalpi Pelarutan Standar (DH­sol)
Perubahan entalpi pelarutan standar adalah perubahan entalpi yang terjadi ketika 1 mol zat melarut dalam suatu pelarut ( umumnya air ) pada keadaan standar.
8.      Perubahan Entalpi Netralisasi Standar ( DHn o )
Adalah perubahan entalpi yang terjadi pada penetralan 1 mol asam oleh basa atau 1 mol basa oleh asam pada keadaan standar. Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar, maka dinotasikan dengan DHn. Satuannya = kJ / mol.

F.     Metode Pembelajaran
1.      Pendekatan Pembelajaran             : Pendekatan Proses
2.      Model Pembelajaran                     : Cooperative learning tipe STAD
3.      Metode                                         : Diskusi, ceramah, tanya jawab dan penugasan
           
G.    Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Fase
Kegiatan
Alokasi Waktu
Terlaksana/
Tidak
Awal/Pendahuluan
Orientasi
  • Guru mengucapkan salam
  • Guru memeriksa kehadiran siswa
  • Guru menyampaikan judul materi yang akan dipelajari
  • Guru memeriksa PR
 1.5  menit

Apersepsi
Guru memberikan apersepsi: mengingatkan kembali tentang pengertian entalpi yang sudah di pelajari pada pertemuan sebelumnya
1 menit

Motivasi
Guru memberikan motivasi: Siswa diminta memberikan contoh-contoh reaksi yang mengalami perubahan energi
 1  menit

Pemberian Acuan
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

0.5 menit

Pembagian kelompok belajar dan penjelasan mekanisme pelak­sana­an pengalaman belajar
  • Guru membagi siswa kedalam 6 kelompok

1 menit

Inti
Explanasi
·         Guru menjelaskan materi tentang macam-macam perubahan entalpi.
·         Guru menampilkan slide tentang materi perubahan entalpi
(nilai yang ditanamkan: rasa ingin tahu, pendengar yang baik)
10 menit

Eksplorasi
  • Guru meminta siswa untuk memulai diskusi mengenai materi macam-macam perubahan entalpi
  • Guru berkeliling untuk memantau siswa dalam kelompoknya
  • Guru membantu memberi pemahaman kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam diskusi.
(nilai yang ditanamkan: kerja keras, rasa ingin tahu, teliti,bekerja sama, komunikatif, berani dan bertanggung jawab)
25 menit

Elaborasi

·         Guru meminta masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.
·         Guru memberikan kesempatan pada kelompok lain untuk bertanya dan atau memberikan pendapat.
·         Guru membimbing siswa berlatih menghitung ∆H dengan menggunakan data entalpi pembentukkan standar (∆H f).
·         Guru meminta siswa mengerjakan lembar kerja secara berkelompok
  • Guru bersama siswa membahas LKS yang sudah dikerjakan siswa tadi
(nilai yang ditanamkan: kerja keras, komunikatif, berani dan bertanggung jawab)
25 menit

Konfirmasi
·         Guru membimbing siswa untuk bertanya tentang hal-hal yang belum diketahui dan dipahami.
·         Guru menjelaskan kembali hal yang kurang dipahami.
·         Guru memberi pertanyaan umpan balik terhadap beberapa siswa secara acak.
(nilai yang ditanamkan: menghargai pendapat, percaya diri, pendengar yang baik,bekerja sama dan tanggung jawab

10 menit

Evaluasi
  • Guru memberikan kuis untuk mengecek ketercapaian kompetensi siswa.
  • Guru memberikan tugas kepada siswa untuk dikerjakan dirumah.
  10 menit

Penutup
Penghargaan
  • Guru memberikan penilaian kepada setiap kelompok yang mempersentasikan hasil diskusinya.
  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok terbaik
2  menit

Refleksi
  • Guru membimbing siswa dan menyimpulkan materi pelajaran.
  • Guru meminta siswa untuk kembali mempelajari materi yang telah diajarkan.
  • Guru menutup pelajaran
3  menit



H.    Penilaian Hasil Belajar  
1.      Indikator Penilaian
Indikator Pencapaian Kompetensi
Indikator Penilaian
Jenis/Teknik  Penilaian
Kognitif: Produk
1.        Menjelaskan macam-macam perubahan entalpi
Kognitif: Proses
2.        Membedakan macam-macam perubahan entalpi
3.        Menentukan jenis entalpi dan menuliskan lambangnya berdasarkan contoh- contoh reaksi yang diberikan.
4.        Menghitung perubahan entalpi (ΔH), pembentukan, penguraian, dan pembakaran berdasarkan data ΔHf nya
1.      C1
2.      C2
3.      C3
4.      C3
1.         Tes tertulis
2.         Tes tertulis
3.         Tes tertulis
4.         Tes tertulis

Psikomotor
1.        Mengoperasikan media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar.

1.      P2



1.      Observasi / Non test


Afektif
1.        Karakter
a.       Melaksanakan tugas individual dengan penuh tanggung jawab (tanggung jawab).
b.      Melaksanakan tugas kelompok dengan penuh tanggung jawab.
c.       Mampu berinteraksi dengan anggota kelompok (mampu bekerja sama).

2.        Keterampilan Sosial
a.       Bertanya dengan santun.
b.      Menyumbang ide atau pendapat.
c.       Menjadi pendengar yang baik.
d.      Mempresentasikan data dan kesimpulan hasil percobaan.

5.    Karakter
a.       A3
b.      A3
c.       A2

6.    Keterampilan Sosial
d.      A2
e.       A3
f.       A1
g.      A3



          i.          Karakter
a.       Non test
b.      Non test
c.       Non test

        ii.          Keterampilan Sosial
d.      Non test
e.       Non Test
f.       Non Test
g.      Non test


2.      Soal/ Alat Penilaian

1.     Entalpi pembakaran asetilena C­2­H­2­ adalah -1300 Kj/mol. Jika entalpi pembentukan CO­2 dan H­2­O masing-masing -395 dan -285 Kj, maka berapakah entalpi pembentukan asetilena ?
2.      Diketahui entalpi pembentukan H­2­O (l) = -285 Kj/mol, CO­2­ (g)= -393 kJ/mol dan C2H­2 ­(g)= +227 Kj/mol. Berapakah jumlah kalor yang dibebaskan pada pembakaran 0,52 gram gas C­2­H­2­ (Mr=26) ?

3.      Kunci Jawaban
1.        Persamaan reaksi :
C­2­H­2 (g) ­+ 5/2 O­2­(g) à 2 CO­2 (g) ­+  H­2­O(l)

ΔH reaksi    = ΔH­f­ hasil reaksi – ΔH­f­ pereaksi
-1300          = {2(-395) + (-285)}- (ΔH­f­ C­2­H­2­)
ΔH­f­ C­2­H­2­    = +225 Kj


2.        Persamaan reaksi :
C­2­H­2 ­(g) +5/2 O­2­ (g) à 2 CO­2 (g) ­+  H­2­O(l)

ΔH reaksi    = ΔH­f­ hasil reaksi – ΔH­f­ pereaksi
                   = [2(-393) + (-285)] – (227)
                   = -1298 Kj/mol
Mol C­2­­H­2­    = 0,52/26
                   = 0,02 mol
ΔH reaksi    = -1298 kJ/mol x 0,02 mol
                   = -25,96 kJ


  1. Sumber Pembelajaran
    1. Buku paket ESIS : Johari, J.M.C dan Rachmawati.2010.Chemistry 2A.PT. Gelora Aksara Pratama
    2. LKS               

     
                                                                                                            Jambi,   Agustus 2012

            Mengetahui                                                                
Guru Kelas/Mata Pelajaran                                                                 Kepala Sekolah          


Edi prihatin                                                                 NURHADI, S.Pd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar